Ukuran Pasar Forex dan Likuiditas Forex

Pasar forex tidak seperti pasar finansial lainnya seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX), atau New York Stock Exchange (NYSE). Pasar forex tidak mempunyai lokasi fisik maupun pusat tempat jual beli. Pasar forex secara keseluruhan berjalan secara elektronik dan dilakukan secara langsung antara dealer dan para pelaku jual beli melalui jaringan computer dan telefon, jadi tidak dilakukan di dalam suatu ruangan atau tempat jual beli dalam satu lantai secara tradisional. Jaringan antar bank-bank online sepanjang 24 jam per hari selama 5 hari seminggu.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa pasar forex tersebar diseluruh penjuru dunia tanpa berpusat di suatu tempat tertentu. Forex trading bisa dilakukan dimana saja selama jaringan jaringan internet, jaringan bank, jaringan telefon, terkoneksi dengan baik. Dari kondisi dan fakta tersebut, maka pasar forex disebut sebagai Over-the-Counter (OTC). Jadi, sampai saat ini, pasar forex OTC merupakan pasar finansial terbesar dan paling populer karena diperdagangkan paling banyak, mulai dari individu secara retail sampai dengan korporasi besar dengan volume yang besar pula.

Di dalam pasar OTC, para pedagang menentukan sendiri dengan siapa mereka akan melakukan perdagangan berdasarkan kondisi pasar, kondisi pergdagangan, daya tarik harga, maupun dari reputasi rekan atau partner dagang mereka masing-masing.

Mata Uang Negara Mana yang Paling Banyak Diperdagangkan?

Yup, tentu saja US dollar. USD ($) adalah mata uang utama yang paling banyak diperdagangkan. Total perdagangan USD ($) mencapai 87,0% dari keseluruhan transaksi forex. Peringkat kedua ditempati Euro (€) dengan porsi 33.4%, berikutnya Japanese Yen – JPY (¥) dengan porsi 23,0%. Untuk data lebih lengkap bisa kita lihat pada tabel berikut :

Most traded currencies by value
Currency distribution of global foreign exchange market turnover
Rank Currency ISO 4217 code
(Symbol)
 % daily share
(April 2013)
1  United States dollar USD ($) 87.0%
2  Euro EUR (€) 33.4%
3  Japanese yen JPY (¥) 23.0%
4  Pound sterling GBP (£) 11.8%
5  Australian dollar AUD ($) 8.6%
6  Swiss franc CHF (Fr) 5.2%
7  Canadian dollar CAD ($) 4.6%
8  Mexican peso MXN ($) 2.5%
9  Chinese yuan CNY (¥) 2.2%
10  New Zealand dollar NZD ($) 2.0%
11  Swedish krona SEK (kr) 1.8%
12  Russian ruble RUB (₽) 1.6%
13  Hong Kong dollar HKD ($) 1.4%
14 Norwegian krone NOK (kr) 1.4%
15  Singapore dollar SGD ($) 1.4%
16  Turkish lira TRY (₺) 1.3%
17 South Korean won KRW (₩) 1.2%
18 South African rand ZAR (R) 1.1%
19 Brazilian real BRL (R$) 1.1%
20 Indian rupee INR (र.) 1.0%
Other 6.3%
Total 200%

Sumber : Wikipedia 2012

Perlu diketahui, total persentase keseluruhan dari tabel di atas adalah 200% karena setiap transaksi dalam forex selalu melibatkan 2 mata uang yang berbeda dalam 1 pasangan.

Kita lihat dalam perbandingan world’s official foreign exchange reserves, yang dirilis International Monetary Fund (IMF).

World's official foreign exchange reserves - Q1 2015

Data tersebut menunjukkan bahwa persentase USD ($) dalam world’s official foreign exchange reserves adalah 64.1% dari total. Hal tersebut tentu wajar saja mengingat semua bank sentral, pengusaha, maupun investor memiliki simpanan dalam US dollar.

Ada banyak alasan kenapa US dollar mempunyai peran penting dalam perdagangan forex dan pasar forex, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Perekonomi Amerika Serikat (United States-US) merupakan perekonomian terbesar di seluruh dunia.
  • US dollar merupakan mata uang cadangan yang digunakan di seluruh dunia.
  • Amerika Serikat merupakan pasar finansial terbesar dan paling liquid di seluruh dunia.
  • Amerika Serikat mempunyai sistem politik yang paling stabil.
  • Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang mempunyai kekuatan militer terbesar dan tercanggih didunia.
  • US dollar merupakan alat transaksi jual beli antar negara. Misalnya Indonesia membeli minyak bumi dari Arab Saudi, tentu kita harus membelinya dalam US dollar. Kita tidak bisa membeli minyak bumi dengan menggunakan rupiah secara langsung. Jika Indonesia tidak mempunyai US dollar, tentunya harus membeli US dollar dengan menggunakan/menjual rupiah lebih dahulu.

Persentase Pelaku Perdagangan Pasar Forex dan Liquiditas Forex

Satu hal penting lainnya yang perlu diketahui adalah persentase pedagang forex (forex trader) yang paling besar adalah para spekulan. Transaksi komersial dan transaksi finansial hanya sebagian kecil saja dari total perdagangan forex. Dengan kata lain, volume perdagangan forex yang terbesar karena adanya transaksi jual beli yang disebabkan adanya pergerakan harga harian. Total transaksi dari para trader spekulan bahkan mencapai 90% dari total perdagangan forex per harinya.

Dengan demikian, likuiditas pasar forex sangat tinggi karena karena kemampuan pasar dalam melakukan penjualan dan pembelian forex dalam satu waktu tertentu sangat mudah dengan perbedaan harga yang tidak signifikan. Kita bisa melihatnya dari spread harga jual dan beli yang sangat tipis.

Likuiditas sangat penting bagi para investor karena liquiditas menentukan mudah tidaknya harga berubah dalam periode waktu tertentu. Kondisi pasar yang liquid seperti pada pasar forex, akan memungkinkan terjadinya volume perdagangan yang sangat besar tanpa menimbulkan efek yang signifikan pada harga maupun perubahan harga.

Dengan adanya liquiditas pasar forex yang sangat tinggi dan pergerakan harga yang fluktuatif bisa mempengaruhi kita dalam melakukan perdagangan, kapan kita berdagang (jual beli) dan pasangan mata uang apa yang akan kita perdagangkan. Anda bisa pelajari lebih lanjut pada sesi pelajaran mengenai kapan kita melakukan perdagangan forex (forex trading).

Baca juga :